Indonesia Bebas Sampah 2019

Indonesia Bebas Sampah 2019

Sebuah pengembangan diri itu tidak ada ujungnya, banyak hal baru yang harus kita pelajari. Dalam hal itu aku, Kayla Shevadena memilih untuk mendalami permasalahan sampah di Indonesia.Sebenarnya bidang ini belum lama ku tekuni tapi bidang ini dengan cepat langsung membuatku tertarik dan penasaran karena solusi nya merupakan sebuah peradaban. Sesuatu yang sangat mustahil mungkin kalau kata orang-orang masalah sampah ini tidak bisa di atasi tapi dengan adanya keyakinan dan dedikasi kalian semua ini bisa kita selesaikan bersama.

Suatu malam ketika sedang menelaah postingan-postingan di instagram, ada satu postingan menarik, yaitu tentang sebuah acara yang bertema “Indonesia bebas sampah 2019” yang di laksanakan di Bali, 9 – 12 oktober 2019. Karena judulnya itulah, tanpa pikir panjang aku langsung memutuskan untuk mendaftar walaupun waktu pendaftaran nya akan ditutup dalam 1 jam.Tidak disangka ternyata aku lolos seleksi dari 587 orang pendaftar, ada 400 orang yang terpilih dan salah satunya adalah diriku. Senang sekali bisa mendapat pengalaman baru lagi di bidang yang sedang aku tekuni sekarang.Event ini diselenggarakan oleh kementrian PUPR, jadi akomodasi dan makan selama kegiatan berlangsung di tanggung oleh pihak acara. Kegiatan acara ini lebih berfokus dalam pendalaman materi dan diskusi terbuka tentang Indonesia bebas dan bersih sampah 2025, banyak wakil pemerintahan yang datang dengan membawa materi tentang peran pemerintah dan perundang undangan yang mengurusi tentang permasalahn sampah di Indonesia.Para peserta acara ini merupakan orang orang yang sangat hebat karena mereka semua merupakan para pembicara di daerahnya. Ada juga seorang direktur bank sampah, PNS, pegawai NGO dan masih banyak lagi, tapi pada acara ini mereka menjadi peserta untuk menggali ilmu demi mendapatkan materi baru untuk orang-orang di daerah. Mereka bukan sekadar orang–orang tua tapi semua lintas usia ada di acara ini mulai dari umur 15 tahun sampai umur 60-an.

Jadi, acara ini mengajarkan banyak sekali hal mulai dari persampahan di Indonesia sampai tentang stakeholder. Kami disana bukan hanya sekadar hadir tapi kami juga membuat komitmen bersama-sama yang dibentuk dalam deklarasi yang terlampir sebagai berikut :

Hasil Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah 2019

Sebagai usaha berkelanjutan, untuk menjaga lingkungan dan demi generasi masa depan yang lebih baik, kami Pegiat #IndonesiaBersih dan #BebasSampah siap untuk bersama sama membangun sinergitas dengan:

1. Membentuk forum komunikasi pegiat #IndonesiaBersih dan #BebasSampah di Provinsi kami untuk membangun kekuatan, kolaborasi dan bergerak bersama untuk mewujudkan Indonesia Bersih dan BebasSampah

2. Mengawal kebijakan-kebijakan pengelolaan persampahan dan membangun kolaborasi lintas aktir-sektor serta pemerintah di daerah kami dalam strategi pengurangan dan penanganan isu persampahan.

3. Proaktif memetakan beragam potensi dan permasalahan, serta berkontribusi memperkaya informasi positif terkait persampahan melalui platform BebasSampah.ID

4. Menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat, provinsi dan daerah utk meningkatkan peran serta masyarakat melalui pengembangan kapasitas relawan pegiat persampahan secara terstruktur dan terukur, salah satunya melalui Jambore kewilayahan masing-masing.

5. Memperkuat implementasi Deklarasi #IndonesiaBersih dan #BebasSampah, hasil Jambore 2016, 2017, 2018, dan 2019.

Kami sudah mendeklarasikan bahwa kami akan membantu untuk mewujudkan Indonesia bersih dan bebas sampah 2025 dengan seksama. jadi pelajaran yang kuperoleh hari itu tidak akan pernah kulupakan dan akan selalu aku sebarkan demi Indonesia yang lebih baik. (Kayla Shevadena)

admin

We are the IT Men of Laz

Leave a Reply

Close Menu