Kami akan mengundang Bapak untuk memberi motivasi pada para Ustad dan Ustadzah di Pesantren Kami

Oleh: Agus Purwanto (Kepala Sekolah SMA Lazuardi)

Kemarin Sekolah kami mendapat kunjungan studi Banding dari salah satu pesantren MA ternama di daerah Bogor. Pesantren tersebut dimiliki oleh konglomerat yang sangat terkenal dengan bisnisnya dibidang perhotelan. Ustad dan Ustadzah yang hadir terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Humas, Pembina OSIS, dan Ustadzah serta 10 santri dari pesantren tersebut.

Kehadiran mereka langsung ditempatkan di ruang meeting ditemani oleh Saya selaku Kepala Sekolah dan pak Deni sebagai Penanggung Jawab untuk kegiatan lomba Riset tingkat Nasional dan Internasional. Ustad dan Ustadzah beserta santri dipersilahkan untuk mencicipi snack, teh dan kopi. Mereka dihibur oleh welcoming music yang dibawakan oleh tiga siswi Lazuardi yang membawakan salah satu dari lagunya Dewa 19 yang dinyanyikan oleh Ari Lasso.

Selesai welcoming music, saya mempresentasikan mengenai berbagai program sekolah, mulai dari Islamic Education, Compassionate School, Positive Discipline, 21 st century skills dan terakhir mengenai pengelolaan lomba dan raihan prestasi Internasional yang sudah diperoleh oleh Lazuardi. Selama presentasi saya punya kesempatan untuk menanamkan nilai nilai kepada pengurus OSIS Lazuardi yang hadir dan para santri dari pesantren tersebut agar mereka benar benar mempersiapkan dirinya untuk eksis menghadapi masa depan mereka di era revolusi Industri 4,0.

Sayapun menyampaikan bahwa anak anak yang aktif dalam berorganisasi, sesungguhnya sudah memegang 80% modal kesuksesannya di masa depan. Secara tidak langsung mereka sudah mengembangkan skill nya yang dibutuhkan di skill abad ke-21 karena anak yang aktif berorganisasi akan terbangun skill literasi, kompetensi dan karakter yang sangat dibutuhkan di era revolusi industri 4,0.

Skill yang dibutuhkan di abad 21 dapat dijelaskan sebagai berikut: Pertama,literasi didapat melalui pembuatan program, penyusunan proposal kegiatan dan pembuatan laporan kegiatan. Tentunya, mereka akan dibiasakan mencari referensi dari berbagai sumber sebelum melakukan tugas-tugas kepanitiaan. Kemampuan ICT sudah tidak lagi diragukan bagi anak-anak generasi Z, apalagi generasi milenial. Kedua, Skill Kompetensi 4 C yaitu Critical Thinking/Problem Solving bisa diperoleh saat menyelesaikan peemasalahan, Creativity bisa diasah melalui penyelenggaraan event-eveny, Communication melalui presentasi, pidato, kultum, berdiskusi, Collaboration saat bekerja sama dengan lembaga lain baik lembaga profit maupun non profit. Ketiga, Kualitas Karakter juga terbentuk diantaranya adalah Curiousity, initiatif, kegigihan, kemampuan beradaptasi, jiwa kepemimpinan.

Rupanya, presentasi yang saya sampaikan lumayan memuaskan harapan mereka. Kepala Sekolah pesantren tersebut menyampaikan bahwa mereka akan mengundang saya dan pak Deni untuk memberikan motivasi kepada para Ustad dan Ustadzah yang ada di pesantren tersebut agar memiliki semangat sama untuk dapat meraih prestasi yang gemilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *