Pelajaran Biologi Topik Enzim Yang Menyenangkan

Oleh : Agus Purwanto (Kepala SMA Lazuardi)

Siang ini, jam 13.00, saya sudah janji mensupervisi guru biologi. Letak kelas di lantai 3, cukup memompa kerja jantung untuk sampai di kelas. Namun, setelah sampai, suasana kelas kondusif dan siap mengikuti Kegiatan Belajar mengajar.

Awalnya saya khawatir karena jam 13.00 merupakan waktu yang bisa membuat siswa mengantuk. Namun Bu Ika bisa menjadikan suasana kelas sejak awal sampai berakhir kegiatan belajar mengajar, siswa tetap aktif mengikutinya.

Berikut gambaran keseluruhan mengenai tahapan pembelajaran tersebut. Guru mengawali dengan menyapa siswa dan mengucapkan salam. Menginformasikan materi baru yang akan dipelajari yaitu tentang Enzim. Sebagai apersepsi, Guru melempar pertanyaan tentang mengapa saat kita sedag demam badan terasa lemas dan tidak berenergi? Siswa bernama Zacky memberikan jawaban bahwa saat demam sistem imun tubuh dan metabolisme sedang down, namun Siswi bernama Aqila memberikan jawaban yang berbeda dari jawaban pertama, yakni saat demam sistem imun tubuh sedang bekerja sehingga menyuruh tubuh kita untuk beristirahat. Dari kedua jawaban itu kemudian Bu Ika membantu meyempurnakan. Demam terjadi karena termostat tubuh meningkat, tubuh berusaha melawan dan mematikan penyakit yang sedang menginfeksi. Tetapi akibat termostat tubuh meningkat kerja enzim tidak optimal, metabolisme menurun sehingga membuat tubuh terasa lemas dan tidak berernergi.

Tahapan selanjutnya, guru meminta 2 siswa sebagai volunter. Tugas mereka adalah mengunyah nasi sampai 33 kali kunyah kemudian merasakan perbedaan rasa saat awal dan akhir dikunyah. Faza dan Rafif bersedia menjadi volunter untuk mengunyah nasi, merasakan perbedaan rasa serta memberikan deskripsi singkat dari apa yang dirasakannya.
Rafif mengatakan bahwa awalnya terasa biasa saja, namun terakhir terasa manis. Dari hasil itu sebagian besar siswa mampu mengaitkan peran enzim maltase pada air liur dalam pemecahan amilum menjadi maltosa saat nasi dikunyah.

Selanjutnya, guru menanyangkan video mengenai enzim dan diselingi dengan meminta beberapa siswa untuk menyampaikan kembali sebagai bentuk penguatan. Melalui informasi video dan buku, siswa mampu menemukan definisi dan karakteristik dari enzim.

Selesai menyaksikan video, kelas dibagi dalam beberapa kelompok. Satu kelompok terdiri dari dua siswa. Setiap kelompok mendapat lembar kerja yang terdiri dari simulasi kerja enzim, struktur enzim, sifat/karakteristik enzim, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim. Selama siswa mengerjakan lembar kerja tersebut, guru berkeliling memberikan bimbingan pada kelompok yang bertanya. Selesai diskusi kelompok, guru menawarkan kepada setiap kelompok untuk menuliskan jawaban dari soal yang tertulis di papan tulis. Hampir seluruh kelompok terlibat aktif dalam menuliskan jawaban di papan tulis. Setelah seluruh jawaban terisi, guru mengoreksi satu per satu jawaban siswa dengan tekhnik tanya jawab.

Saya mencatat suasana kelas nampak aktif, kondusif dan menyenangkan, terbukti hampir seluruh siswa terlibat aktif dalam bertanya, memberikan jawaban dan kerja dalam kelompoknya dalam suasana riang gembira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *